#navbar-iframe { height:0px; visibility:hidden; display:none }

21 November 2016

Cara Membuat Batik Jumputan Sederhana

Menyebut BATIK rasa-rasanya sudah tidak asing ditelinga kita. Ya, batik adalah salah satu warisan budaya dan telah diakui oleh UNESCO. Beragam Batik bisa kita dapati dari jenis dan motifnya. Batik Jumputan salah satunya. Kenapa disebut jumputan?! karena cara pembuatannya dengan mengikat beberapa bagian kain kemudian dicelupkan pada pewarna. Berbeda dengan batik tulis yang menggunakan canting maupun batik cap yang menggunakan canting cap.
Pic by Teh Cici
Pada kegiatan diawal bulan ini, kami mengajak anak-anak untuk membuat jumputan sederhana. Alat dan bahannya minimalis, serta aman untuk usia balita.
Berikut adalah bahan yang digunakan :
1. Kain mori, dipotong sama sisi seukuran sapu tangan
2. Karet gelang
3. Pewarna makanan
4. Air

Alat yang dipakai, antara lain :
1. Kuas
2. Mangkuk plastik untuk tempat pewarna


Bagaimana cara membuatnya, pertama gulung kain mori kemudian ikat dengan karet dari ujung atas sampai kebawah. Ambil pewarna taruh didalam mangkuk tambah air secukupnya. Untuk menghasilkan warna yang pekat, komposisi pewarna harus lebih banyak daripada airnya.
Gunakan kuas untuk mewarnai lilitan kain mori tadi.

proses pewarnaan

Proses pewarnaan, memberikan stimulus kemampuan kognitif anak. Dimana anak dapat belajar tentang pencampuran warna dari warna primer merah, biru, kuning dapat memunculkan warna baru seperti warna hijau, ungu, coklat, orange, dll.
Kelar ditahap ini, ikatan karet bisa dilepaskan. Jemur atau angin-anginkan sampai kering.
Baca Juga : Mendongeng, Media Pembelajaran yang Menyenangkan

hasil karya anak



Finally, apa saja manfaat yang diperoleh anak-anak dalam aktivitas ini?!
Yang jelas anak memperoleh pengalaman belajar yang belum dia dapatkan sebelumnya. Selain stimulus kognitif, dalam proses pewarnaan akan menguatkan motorik halus anak. Oiya, jumputan sederhana ini tidak perlu dicuci seperti proses original jumputan batik. Jika dicuci, warnanya bisa luntur karena pewarna yang digunakan adalah pewarna makanan.

25 komentar :

  1. makasih infonya mbak, mau aku coba buat anakasuhku, keren sekali ini kegiatan. oh ya perbandinagn pewarna dan airnay seberapa ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan dicoba mba. biasanya, setengah botol pewarna ditambah air kira2 dua sendok makan

      Hapus
  2. Siip...anak2 pasti sukaaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banget,apalagi sesuatu yg baru...sangat exited

      Hapus
  3. nyeni juga ya.
    yang suka dijual mahal di tepian pantai wisata eksotik di Indonesia, ternyata bisa juga ya dibuat oleh anak-anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pak zach, pha kabar? Kemana aja, udh mirip siluman

      Hapus
    2. Masya Allah apa kbrnya pak zach ...kangen niiii

      Hapus
  4. o jadi yang sering dibawa anak-anakku kerumah yang katanya buat melukis itu teh ternyata alat buat batik jumputan sederhana ya...tuh kalau ada pelatihnya mah hasilnya teh jadi bagus

    BalasHapus
  5. Ternyata memang cara buatnya sederhana banget ya, trus anak2 pun seneng banget kliatannya.

    BalasHapus
  6. pernah beberapa kali cobain bikin ini. Memang asik :)

    BalasHapus
  7. Menarik triknya, pasti senang anak-anak mempraktekkan nya

    BalasHapus
  8. ooo gituu gampang kayanya... ahaha gaya ya pdhal blm tentu bisa

    BalasHapus
  9. ajarin saya dong mbak,,, biar bisa jadi seperi Sally Giovanny yang sudah sukses dengan usaha batiknya,, hehe

    BalasHapus
  10. Assalamualaikum, salam kenal bu guru, wah anak-anak pasti senang banget dengan pelajaran membatik seperti ini, bisa lebih kreatif dan mengajarkan ketekunan dan ketelitian...

    Izin follow blognya y...

    BalasHapus
  11. Simple tapi menarik, jadi inget zaman sd dulu, paling seneng sama pelajaran kerajinan tangan yang kayak begini...hehe

    BalasHapus
  12. bagus sekali ya, memperkenalkan batik di usia dini. bibit unggul semoga terlihat

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga batik makin membumi di bumi pertiwi..

      Hapus
  13. kreatif banget cara membuat batik jumputan ini

    BalasHapus
  14. mbak Yuni... refollow blog saya ya,,
    Ganti baru hehehe

    Salam kembali.
    A. Y. Indrayana

    BalasHapus

Terima Kasih sudah berkunjung
Maaf, menyertakan LINK HIDUP PADA KOMENTAR AKAN DIHAPUS