#navbar-iframe { height:0px; visibility:hidden; display:none }

12 Januari 2017

Agrowisata Kebun Bunga Krisan Wonobodro Batang

Yeay, akhirnya tak perlu jauh-jauh ke Semarang atau pun Jogja untuk bisa menikmati keindahan bunga krisan. Tepatnya di suatu wilayah Kabupaten Batang Jawa Tengah ada agrowisata baru yaitu kawasan budidaya tanaman hias wonobodro. Saking ngehits’nya destinasi ini menjadi sangat viral di medsos. Banyak kawanan anak muda yang mengunggah foto-foto mereka lewat instagram. Jadilah saya penasaran dan ingin jalan-jalan kesana.


Kebun Bunga Krisan berada di desa Wonobodro. Akses kesana dari jalan raya pantura Batang via alun-alun lurus ke arah selatan. Jika dari arah Pekalongan seperti saya bisa lewat Pandansari. Rute yang sama dengan tujuan Kebun Teh Pagilaran. Sampai pertigaan Polsek Blado mengambil arah ke selatan (belok kanan) lurus sampai bertemu tanjakan terus naik. Nah, disitulah letak kebun bunganya. Ada disebelah kiri jalan. Jarak tempuh dari Pekalongan sekitar satu jam dengan kecepatan selow.

lokasi agrowisata
buka setiap hari dari jam 10.00-17.00 WIB kecuali hari minggu dari jam 08.00-17.00 WIB


Hamparan bunga krisan berada di lahan seluas 5x8 meter. Kebun ini merupakan hasil budidaya masyarakat setempat. Sebenarnya bunga krisan tidak begitu pas ditanam di daerah tropis. Namun, tetap bisa tumbuh di daerah dengan ketinggian antara tujuh ratus sampai seribu meter di atas permukaan laut. Untuk masuk ke dalam greenhouse dikenai dua ribu rupiah. Murah kan, tambah ongkos parkir dua ribu. Kalau sama jajan nambah lagi...(saya engga, kan bawa bekal). Karena datang agak siang, udara terasa panas. Masuk kedalam rumah kaca semakin gerah sesak oleh banyaknya pengunjung di musim liburan. Ada berbagai jenis krisan yang dibudidayakan, diantaranya : krisan solinda pelangi, krisan ririh, krisan merahayani, krisan var yulimar, dan ada beberapa jenis lainnya. Sayangnya, saya datang pada saat yang tidak tepat. Yap, si cantik krisan baru saja dipanen. Mestinya datang sebelum tanggal 14 Desember 2016 atau beberapa bulan kemudian sesudah penanaman kembali. Beruntung jika berkunjung kala panen tiba, bisa membawa pulang krisan dengan membelinya seharga dua ribu saja.


Ayo, sempatkan jalan-jalan kesini kalau mengaku anak hits. Tapi alangkah baiknya, bila datang saat si cantik bermekaran. Akan sangat mendukung spot pengambilan foto. Jangan lupa tetap jaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan di area tanaman. Well, harapan saya sebagai pengunjung agar pengelola bisa memperluas kebun krisan. Begitu juga untuk keamanan pengunjung akan lebih safety lagi jika disediakan tempat parkir khusus, tidak berada di pinggir jalan.

22 komentar :

  1. Laaaaf... Krisan yg pink ituuuh... Kapan mo panen lagi yaa??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa panen d bulan desember mba'yuu atau datang setelah bbrp bulan masa tanam

      Hapus
  2. wowww bunga2 nan cantik ya, kalau ke tempat bunga aku suka tapi gak pernah beli bibitnya karena selalu mati

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama mba, klo saya sih ga bakat nenem2 gitu..hehehe

      Hapus
  3. Semua bunga itu bagiku belum bisa mengalahkan keindahan bunga entut-entutan

    BalasHapus
    Balasan
    1. kembang entut = kembang tembelek, ada wrn lain ga tadz slain wrn kuning yg emang udah populer

      Hapus
  4. Semua serba dua ribu. Wah hemat juga bawa bekal dari rumah, tapi kasihan itu tukang wartegnya tidak laku, sepi jadinya.

    BalasHapus
  5. Krisannya indah banget hehe

    www.extraodiary.com

    BalasHapus
  6. foto diantara bunga2
    pasti nces2 selfi memenuhi tempat itu,heheh

    BalasHapus
  7. eh bagus ya buat prewed, eaaaak khayalan joblo

    BalasHapus
  8. Terus terang saya belum pernah wisata ke kebun bunga di manapun.
    Terima kasih reportasenya
    Salam hangat dari Jombang, Jawa Timur

    BalasHapus
  9. Cantik warna bunga krisan yang pink :)

    BalasHapus
  10. tempatnya satu petak di dalam rumah itu aja ya ust yun?

    BalasHapus
  11. Bunga-bunganya cantik :)... Jadi pengen punya juga di rumah

    BalasHapus
  12. Apik2 ih
    Jepara ora ono ngono kui

    BalasHapus
  13. wah sukaa banget deh main ke agrowisata seperti ini...
    cakep banget krisan yang pink

    BalasHapus
  14. Jeng Yuni... Krisannya cuantik ya. Warna-warni cerah fotogenik banget.

    BalasHapus
  15. waah baguuus banget yaa
    bunganya warna warni !!

    BalasHapus

Terima Kasih sudah berkunjung
Maaf, menyertakan LINK HIDUP PADA KOMENTAR AKAN DIHAPUS