#navbar-iframe { height:0px; visibility:hidden; display:none }

02 Februari 2017

8 Cooking Class Untuk Anak Usia Dini


pixabay
Kalau ditanya, masa apa sih yang paling membahagiakan?! Sudah pasti akan ku jawab masa anak-anak. Bagaimana engga, secara di masa itu belum ada beban hidup apa pun. Yang terbersit hanyalah main, main dan main. Sampai diulang tiga kali. Hmm,..kalau perlu sampai berkali-kali.
Masa usia 0 sampai 6 tahun merupakan rentang usia dini atau bisa disebut juga dengan usia keemasan (golden age). Dimana segala kemampuan kognitif, fisik dan motorik anak mulai berkembang. Berbagai aktivitas belajar anak di rentang usia tersebut dilakukan dengan cara bermain. Are you happy? tentu iya. Belajar mengenal angka dan huruf, bisa dilakukan dengan memakai flash card yang menarik dan full colour. Mengenal nama-nama binatang bisa dengan cara bermain menggunakan miniatur binatang. Pokoknya cara belajar anak-anak itu fun dan gak membosankan. 
Diantara aktivitas yang menunjang perkembangan anak, ada nih salah satunya yaitu cooking class atau kelas memasak. Aktivitas ini sangat membantu untuk mengeksplor kemampuan mereka. Bahkan sudah menjadi pembelajaran yang selalu ada di sekolah dan diberikan untuk anak-anak. Diantara cooking class, ada 8 diantaranya yang bisa dicoba untuk si kecil .

      1.  Membuat Roti Tawar
roti tawar mentega n mises coklat
Aktivitas yang paling mudah. Disini, anak bisa dilibatkan untuk mengoleskan mentega dan menaburkan mises. Walau terlihat sederhana, namun kegiatan ini bisa melatih motorik halus anak.

2. Membuat Es Campur
 
Foto Teh Cici
     Kebayang segarnya minum es campur beserta isiannya. Bahan-bahan yang perlu disiapkan seperti : pepaya, agar-agar serut, cincau, sirup dan susu. Bisa ditambahkan juga variasi bahan lainnya. Anak diajak menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan dan menaruhnya didalam wadah. Disini, anak bisa belajar mengenal warna, belajar juga tentang konsep takaran.
   
     3. Membuat Telur Asin
 
tutup telurnya sampai gak kelihatan ( Foto Teh Cici)
Dalam aktivitas ini, anak diajak untuk mencampur tumbukan batu bata, abu gosok, garam dan air menjadi satu adonan kemudian membalurkannya dengan telur bebek. Setelah telur didiamkan beberapa hari, anak bisa kembali diajak beraktivitas untuk mencuci telur asin. Fungsi membuat telur asin, anak bisa mengenal tekstur benda.

 4. Membuat Tahu Sakura

memasukkan adonan ke dalam cetakan ( Foto Dokumen Sekolah)
     Aktivitas ini hampir sama dengan membuat telur asin, dimana anak diajak untuk mencampur bahan-bahan utama berupa : tahu putih, irisan daun bawang, serutan wortel, bawang putih yang telah dicincang dan garam. Setelah mencampur semua bahan, anak bisa memasukkan adonan ke dalam cetakan serta memasukkan telur puyuh sebagai sentuhan terakhirnya. Karena ragam bahan-bahan yang cukup banyak, bisa memperkaya kosakata anak-anak.
 
      5. Membuat Donat

pixabay
     Masih berkutat dengan adonan, lagi-lagi anak dilibatkan untuk mencampur tepung yang akan digunakan untuk membuat donat. Usai digoreng, anak dapat menghias donat dengan berbagai toping seperti coklat dan keju.

      6. Membuat Sosis Bakar
 
bakar..bakar
Bahan-bahan yang dibutuhkan, sosis, mentega, dan saus. Anak bisa mengoles sosis yang sudah disiapkan dengan mentega dan saus. Kemudian membakarnya. Karena aktivitas ini menggunakan kompor, pastikan tetap mengawasi anak-anak.

      7. Membuat Jus

potong-potong mangganya
     Jus mangga merupakan salah satu minuman favorit anak-anak. Disamping rasanya yang manis, pasti karena warnanya yang cukup menarik. Disini, anak akan memotong buah mangga dengan menggunakan pisau plastik. Setelah selesai memotong mangga dimasukkan kedalam blender dan diberi sedikit air gula. 
 
      8. Membuat Sayur Bayam
      Anak dilibatkan untuk memetik bayam dan mengiris wortel. Proses memetik bayam akan sangat bagus  untuk melatih otot anak-anak agar lebih kuat dan lentur.

petik bayam yuuk

Sebenarnya masih banyak cooking class yang bisa dilakukan untuk anak-anak. Tinggal disesuaikan dengan tingkat kesulitannya. Pastikan juga faktor keamanan alat-alat yang akan digunakan. Bagaimana dengan kalian temans, punya pengalaman mengikuti cooking class? atau ada ide aktivitas cooking untuk anak balita? share yuk.

21 komentar :

  1. Aku blajar buat telur asin pas Mts, hahaha. Jd maluuu

    BalasHapus
  2. sosis bakar yang lebih mudah, dan lebih asek karena pakai kompor. Teras lebih seru.

    BalasHapus
  3. Kegiatan yang menimbulkan rasa ingin tahu namun menyenangkan pada anak adalah dengan memberi praktek langsung akan materi yang ingin diajarkan.

    Salah satunya adalah dengan kegiatan-kegiatan yang sifatnya 'bermain sambil belajar' seperti di paparkan di atas. Anak-anak akan mudah memahami apa-apa yang di ajarkan karena tidak merasa terbebani seperti halnya pelajaran dalam bentuk teori yang kadang membosankan.

    BalasHapus
  4. wah bagus ay, anak2 jadi belajar banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. belajar dan bermain mba, full hepi

      Hapus
  5. Pendidikan tidak harus diruangan & hny buku semata... Mengenalkan lingkungan & merasakan langsung juga baik untuk anak... Mereka merasa bebas & menikmatinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul sekali, menyiapkan pembelajaran unt anak-anak dituntut kreatif. set ruangan jg berpengaruh

      Hapus
  6. Sy baru sadar kenapa Peter Pan gak mau jd dewasa....enak jd kanak2 terus...

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha,....upin ipin juga iya

      Hapus
    2. saya juga mau dong, hahaha...

      Hapus
  7. Siip... Fun learning ya UsYun.. Jempol..

    BalasHapus
  8. kalau ada video cooking class-nya mba tambah keren deh ih..

    BalasHapus
  9. Wah nunggu artikel terbarunya belum ada juga.

    BalasHapus
  10. Wah anak2 PAUD nya makin semangat ini datang ke sekolah, karena belajar masak2 terus :D

    BalasHapus
  11. waaah seruuuu
    jadi pingin sekolah TK lagi

    BalasHapus

Terima Kasih sudah berkunjung
Maaf, menyertakan LINK HIDUP PADA KOMENTAR AKAN DIHAPUS