#navbar-iframe { height:0px; visibility:hidden; display:none }

22 April 2017

Bakso LP Pekalongan


www.niefem.com-Siang itu sepulang dari mengantar anak didik outing class ke Kantor Polres Pekalongan, kami menuju bakso lp. Kenapa gitu disebut bakso lp?! Ya karena letaknya ada di teras depan lembaga pemasyarakatan (LP) Kota Pekalongan. Ada juga yang menyebut dengan bakso penjara. Jika dilihat dari spanduk depan sih namanya bakso sbr Pak Yanto.

Terakhir kesini bareng sama teman-teman Kelas Inspirasi, akhir tahun lalu. Sedikit berbeda dari sebelumnya, area parkir yang sekarang lebih lega. Di depan warung, ada dua meja payung. Jadi buat kalian bisa pilih, mau duduk di luar atau didalam. Kondisi bagian dalam juga cukup luas, ada beberapa deret meja dan bangku panjang.

Layaknya warung bakso lainnya, aneka rupa pelengkap juga disajikan. Semacam kecap, saos, sambal, garam, krupuk, tak ketinggalan ada lontong juga.
Soal pelayanan tak perlu diragukan lagi. Termasuk cepat, jadi tak perlu menunggu lama. Begitu datang dan duduk, pelayan spontan menghampiri menanyakan pesanan kami.

Bakso lp sudah ada sejak lama, jauh sebelum kuliner Pekalongan seramai sekarang. Kelebihannya, ada pada kuah yang bening. Racikan mie, indil-indil bakso dan tetelan daging yang melimpah. Apalagi ditambah lontong, semakin penuh deh tu mangkok. Harga semangkok bakso, sekitar 15 ribuan, tergantung dari ordernya. Mau bakso komplit atau bakso kosongan sesuai selera. Indil baksonya juga bisa pilih. Mau yang besar atau kecil. Saya sih pilih indil yang kecil, mengingat sudah ada tetelan daging jadi bakalan kenyang banget kalau pakai bakso yang gedhe.

Temans bisa mencicipi bakso lp ini sesuai jam operasionalnya. Buka dari jam 10 pagi sampai siang. Alamat lengkapnya di jalan rajawali nomor 1. Letaknya sangat strategis kok, ada di kawasan Jetayu Heritage. Berseberangan dengan jembatan loji. Yaa, karena letak yang strategis itulah menjadikan warung bakso lp ramai pengunjung selain memang karena rasanya yang lezat.

bangunan lapas tampak depan
Uniknya, warung baksonya tidak terlihat dari depan. Memang sekarang letak warung agak menjorok lebih ke dalam. Terlihat lebih luas dan bersih. Ya, salah satu imbas yang positif. Berkaitan akan dijadikannya Lapas Kota Pekalongan sebagai salah satu destinasi wisata sejarah. Bangunan lapas sendiri menjadi bagian dari cagar budaya yang telah ada sejak jaman kolonial 1913.
Wah, jadi gak sabar untuk ikut serta dalam tour destinasi lapas secara akan disertai dengan pembuatan berbagai produk batik seperti tong batik, kerajinan tenun dan sandal ukir. Bisa jadi paket wisata yang sangat menarik bukan?!.

24 komentar :

  1. Balasan
    1. Saya es susu saja, ada kagak ya ?

      Hapus
    2. sya suka..
      sya suka..
      es jeruk..(esnya dikit)
      sapa yg nanya....hihihi

      Hapus
  2. Aku nek.maem daginge bisa empuk teo mbak. Enak seger

    BalasHapus
    Balasan
    1. yo empuk, langsung telen yaa bu dosen

      Hapus
  3. Lafeeeer.... Hayuuk.ke sana lagi sama aku...

    BalasHapus
    Balasan
    1. segera kak,...makin asyik kalau tour wisatanya sudah tersedia

      Hapus
  4. Pelayan kalau sopan, pengunjung juga terasa nyaman. Lihat tetelan dagingnya jadi tak tahan, ingin mencoba seperti apa rasanya. Pastinya enak sekali, deleveri satu dong.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo ke Pekalongan,...free...
      ongkos PP tanggung penumpang...hehehe

      Hapus
  5. mbaak... emang istilahnya indil indil bakso..?
    he.. he.. lucu bunyinya..
    itu satu porsi isinya banyak ya, pasti edap betul ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. hu'um mba monda, anak-anak kecil bilangnya indil bakso mungkin karena bentuk baksonya yg bulet2 jd disebutlah indil...hiks

      Hapus
  6. bakso pekalongan dengan undal-andul harusnya mah jangan indil-indil, lebih pas banget tuh kalau undal-andul mah

    BalasHapus
    Balasan
    1. indil, sebutan untuk bakso yg ukurannya kecil...hehehe

      Hapus
  7. baru aja lunch makan bakso. jadi makin kenyang liat postingan ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. biar tambah kenyang, bacanya lebih dari sekali yaa...hahaha

      Hapus
  8. Sabtu dn minggu aku di Pekalongan lho mbaaa :-D
    lali meh calling2 buat kopdaarn
    Bakso LP kapan2 tak sambangi ah, pengen tahu rasanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hsssh,...kapan meh kesini lagi
      kabar-kabari nduk

      Hapus
  9. Wow jualannya di teras lapas. Tempatnya cukup luas juga ya.

    BalasHapus
  10. Jadi laper aku mbaa, apalagi liat tetelannya :p .. Aku sekali nyobain bakso pake lontong, pas di mojokerto.. Dr situ ketagihan.. Malah lebih enak pake lontong drpd mie :D

    BalasHapus
  11. Baru baca, dan jadi ngeces. Salah mongso iki macane, malam-malam pas warung bakso dah pada tutup. Hahaha. Btw, itu dinamain Jembatan Loji karena di sekitaran sana dulu ada loji apa ya? Daerah Jetayu kayanya eks pusat pemerintahan karesidenan. CMIIW.

    BalasHapus
  12. Liat bkso mlm2 gini jadi lper lg ni

    BalasHapus

Terima Kasih sudah berkunjung
Maaf, menyertakan LINK HIDUP PADA KOMENTAR AKAN DIHAPUS